Jelang Pilkades Karanganyar 2027, Polisi Belum Petakan Daerah Rawan: Masih Terlalu Dini

Polisi belum memetakan daerah rawan Pilkades Karanganyar 2027 karena tahapan masih awal. Pengamanan disiapkan bertahap untuk menjaga situasi tetap kondusif

chat_bubble_outline 0
Kapolres Karanganyar AKBP Amran Shakti (Foto: SKALANEWS)

KARANGANYAR, SKALANEWS. ID – Kepolisian belum mau terburu-buru menyimpulkan wilayah yang berpotensi rawan menjelang pemilihan kepala desa (Pilkades) di Kabupaten Karanganyar. Pemetaan kerawanan akan dilakukan mengikuti perkembangan setiap tahapan pemilihan.

Kapolres Karanganyar AKBP Amran Shakti mengatakan, saat ini proses Pilkades masih berada pada tahap awal sehingga belum tepat jika kepolisian langsung menetapkan daerah tertentu sebagai wilayah rawan.

“Rasanya kita masih terlalu jauh kalau kita membicarakan tentang potensi kerawanan. Kita ikuti prosesnya saja dulu,” ujarnya, Senin (10/8/2026).

Sikap tersebut bukan berarti kepolisian mengabaikan potensi gangguan keamanan. Sebaliknya, pengamanan akan disiapkan secara bertahap dengan melihat perkembangan situasi di lapangan.

Kapolres memastikan personel akan disiapkan pada setiap tahapan Pilkades. Koordinasi dengan pemerintah daerah dan penyelenggara juga akan dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya persoalan selama proses pemilihan.

“Dari setiap tahapan kita akan menyiapkan pengamanan,” katanya.

Menurutnya, pola pengamanan nantinya akan menyesuaikan kebutuhan dan potensi kerawanan yang muncul. Karena itu, komunikasi antara kepolisian, pemerintah daerah dan penyelenggara menjadi bagian penting dalam menjaga situasi tetap kondusif.

“Nanti kita komunikasikan dengan pemerintah daerah, penyelenggara untuk sama-sama bersinergi menciptakan suasana kondusivitas wilayah yang aman,” ujarnya.

Selain menyiapkan pengamanan, kepolisian juga mengingatkan seluruh pihak yang terlibat agar mengikuti tahapan Pilkades sesuai aturan.

Peserta pemilihan diminta tidak melakukan tindakan yang dapat memicu konflik maupun gesekan di tengah masyarakat.

Pesan serupa sebelumnya disampaikan Bupati Karanganyar Rober Christanto. Ia meminta para calon bertarung secara fair dan menjaga suasana tetap kondusif.

“Ikuti semua prosesnya dengan baik, dengan fair. Dan tentunya tidak menimbulkan potensi-potensi kerawanan yang berpotensi terjadinya konflik dan gesekan-gesekan tingkat masyarakat,” kata Rober.

Pilkades Karanganyar sendiri direncanakan berlangsung pada Februari 2027. Pemerintah daerah bersama unsur terkait saat ini masih menjalankan tahapan persiapan dan sosialisasi.

Kepolisian memastikan pengamanan akan mengikuti seluruh proses tersebut. Pemetaan kerawanan pun akan terus diperbarui sesuai perkembangan di lapangan, sehingga langkah pengamanan dapat disiapkan berdasarkan kondisi sebenarnya. ***

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya