Enam Tahun Terputus, Jembatan Merah Putih Kembali Buka Akses 1.500 Warga Jabungan Semarang

Jembatan Merah Putih Presisi di Jabungan Semarang kembali dibuka setelah enam tahun putus akibat banjir, memulihkan akses sekitar 1.500 warga

chat_bubble_outline 0
Kapolda Jateng Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi, Pulihkan Akses 1.500 Warga Jabungan (Foto: Ist/SKALANEWS)

SEMARANG, SKALANEWS.ID – Enam tahun bukan waktu yang singkat bagi warga Jabungan, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, yang harus memutar sekitar dua kilometer setiap kali membutuhkan akses ke wilayah seberang.

Jembatan penghubung yang mereka andalkan putus diterjang banjir pada 2020. Sejak itu, perjalanan menuju sekolah, tempat kerja hingga pelayanan masyarakat menjadi lebih jauh.

Kini, akses tersebut kembali terbuka.

Jembatan Merah Putih Presisi di RT 03/RW 01 Jabungan resmi diresmikan, Kamis (13/8/2026), setelah dibangun kembali oleh Polda Jawa Tengah bersama masyarakat sekitar.

Bagi sekitar 1.500 warga, keberadaan jembatan sepanjang 50 meter dan lebar 1,5 meter itu bukan sekadar infrastruktur baru. Jembatan yang membentang di atas Sungai Kethekan tersebut kembali memangkas jalur perjalanan yang selama bertahun-tahun harus ditempuh melalui rute memutar.

Ketua RW 01 Jabungan, Sumardi Gayer, mengatakan pembangunan kembali jembatan memberikan perubahan langsung bagi aktivitas masyarakat.

Jembatan Merah Putih yang diresmikan Kapolda Jateng (Foto: Ist/SKALANEWS)

“Pembangunan jembatan ini sangat membantu masyarakat. Sebelum dibangun kembali, warga harus memutar sekitar dua kilometer. Sekarang akses menjadi lebih dekat dan memudahkan warga untuk beraktivitas, baik ke sekolah, tempat kerja maupun pelayanan masyarakat,” kata Sumardi.

Jembatan tersebut menghubungkan Dukuh Salakan di RW 01 dengan Dusun Sidoro di RW 03. Setelah selesai dibangun, jalur itu dapat kembali digunakan pejalan kaki, pesepeda maupun pengendara sepeda motor.

Pemulihan akses ini dilakukan setelah Polda Jateng membangun kembali jembatan pada 5-24 Januari 2026 dengan melibatkan masyarakat sekitar.

Keterlibatan warga menjadi bagian dari proses pembangunan setelah akses penghubung tersebut bertahun-tahun tidak dapat digunakan akibat kerusakan yang dipicu banjir.

Peresmian jembatan dilakukan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo di lokasi. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari peresmian Jembatan Merah Putih secara serentak yang dipimpin Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo secara virtual dari Kabupaten Lebak, Banten.

Momentum peresmian tidak hanya diisi dengan pemulihan akses warga. Kapolda Jateng juga menyerahkan bantuan dan tali asih berupa sembako serta perlengkapan sekolah kepada perwakilan masyarakat dan siswa-siswi SD Negeri Jabungan.

Bantuan tersebut diberikan bersamaan dengan dibukanya kembali akses yang menjadi bagian penting dari aktivitas masyarakat setempat.

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya