PROBOLINGGO, SKALANEWS.ID – Kobaran api yang meluas di kawasan Gunung Bromo mulai mendekati area Jembatan Kaca di Desa Ngadisari, Kabupaten Probolinggo.
Situasi tersebut membuat akses menuju Puncak Seruni Point ditutup sementara demi keselamatan wisatawan.
Kebakaran hutan dan lahan kembali berkembang sejak Rabu (12/8/2026) malam. Tiupan angin kencang membuat pergerakan api sulit dikendalikan dan mengarah ke sejumlah kawasan di sekitar destinasi wisata.
Seruni Point menjadi salah satu lokasi yang terdampak situasi tersebut. Padahal, kawasan ini sebelumnya menjadi alternatif tujuan wisata setelah aktivitas kunjungan ke Gunung Bromo dihentikan sejak Sabtu (8/8) malam.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Probolinggo Heri Mulyadi mengatakan penutupan akses menuju Puncak Seruni Point dilakukan sebagai langkah pencegahan untuk melindungi wisatawan dan mendukung proses penanganan kebakaran.

“Memang benar kami tutup sementara dengan berat hati objek wisata menuju Puncak Seruni Point. Ini untuk menjaga keamanan, keselamatan, dan kenyamanan pengunjung,” kata Heri melalui pesan tertulis, pada.wartawan, Kamis (13/8/2026) pagi.
Sementara itu, Jembatan Kaca yang berada tidak jauh dari Seruni Point belum ditutup secara keseluruhan. Petugas gabungan masih berupaya mengendalikan api sekaligus mencegah kobaran bergerak semakin dekat ke kawasan tersebut.
Kondisi di sekitar Bukit Kedasih, Desa Ngadisari, juga menjadi perhatian. Titik api terlihat pada Rabu sore. Penanganan turut dilakukan di Blok Mendongan, kawasan antara Gunung Batok dan Penanjakan di wilayah Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan.
Untuk mempercepat pengendalian kebakaran, sekitar 540 personel gabungan dikerahkan melalui operasi pemadaman dari darat.
Komandan Korem 083/Bhaladika Jaya Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan mengatakan personel diprioritaskan pada sejumlah titik, di antaranya Pusung Duwur, Desa Wonokitri, kawasan Dingklik, serta sekitar Seruni Point.
“Titik kedua di sekitar puncak P30 Penanjakan, masuk Kabupaten Probolinggo,” kata Wahyu saat dikonfirmasi Kamis pagi.

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.